Kiat Merawat Benih Lele Sangkuriang Saat Musim Hujan

Kiat Merawat Benih Lele Sangkuriang Saat Musim Hujan. Pengaruh curah hujan tinggi disetiap wilayah diindonesia khusus wilayah depok sangat perlu diwaspadai meningkatnya PH air yang berpengaruh terhadap kondisi kesehatan benih lele sangkuriang sehingga dibutuhkan kejelian petani untuk mengetahui kiat merawat benih lele sangkuriang saat musin hujan yang menyebabkan kegagalan usaha budidaya pembenihan ataupun pembesaran lele sangkuriang terutama pada saat penembaran benih.
Penyebab curah hujan tinggi meningkat keasaman lingkungan air kolam, berdasarkan pengalaman kami sering ditemukan adalah kondisi warna air dan bisa diukur juga PH air disetiap kolam, jika dibiarkan kondisi diatas kan menyebabkan nafsu makan benih lele sangkuriang turun dan menyebakan kematian. Kondisi kematian ikan sangat beragam dimulai benih ikan akan mengantung dipermukaan air, ikan mengembung dan berputar-putar dipermukaan air dan kulit benih berjamur.

Kiat merawat benih lele sangkuriang saat musim hujan membutuhkan treatment khusus karena kondisi air akan cepat berubah dengan curah hujan tinggi.

Ada beberapa penyebab menurunnya kualitas air atau tingkat keasaman air meningkat adalah sebagai berikut:(1) Terlalu banyaknya air hujan yang masuk ke kolam, (2) Pemberian pakan yang terkesan asal-asalan, (3) Belum mengetahui siklus pemberian pakan, (4) Kualitas pakan yang diberikan sudah sesuai dengan ukuran ikan, (5) Belum mengetahui ciri dan kondisi ikan yang kurang sehat.

Langkah apa yang harus kita lakukan jika kondisi tersebut terjadi pada budidaya yang kita usahakan adalah:

Pencegahan :(1) Lakukan pergantian air secara rutin, biasakan untuk melihat kondisi air secara visual sebelum mengukur dengan alat ukur PH sehingga kita dapat berpengalaman dalam melihat kondisi air dan gerakan ikan yang kurang agresif, (2) Lakukan pemberian pakan terjadwal misalkan pada pukul 8.00 pagi dan pukul 5.00 sore dan lakukan selalu pembaharuan pola makan ikan, (3) Lakukan pemberian treatment pengatur PH misalkan mengunakan kapur atau bahan-nahan peningkat PH yang banyak dijual dipasaran, (4) Gunakan Probiotik ataupun bahan alami lainnya untuk menumbuhkan bakteri baik yang dapat mengurai sisa kotoran(feses) ataupun sisa pakan yang mengendap didasar kolam.

Pengobatan : (1) Kondisi terparah bahwa kondisi kolam sudah tidak bisa ditreatment, ikan harus segera diangkat dari kolam dan dimasukan kedalam bak kecil untuk dikarantina agar tidak menular ke kolam lainnya, (2) Lakukan treatment pergantian air bak 2 kali sehari pada pagi dan sore harinya dan lakukan selama minimal 3 hari sampai dengan 5 hari, (3) Gunakan vitamin dosis tinggi yang dapat dicampur pada makanan dan antibiotik dapat digunakan super tetra + garam pada setiap pergantian air, (4) Benih ikan dapat di beri pakan sedikit demi sedikit di bak karantina, (5) Jika gerakan benih ikan sudah mulai agresif dan perubahan warna kulit, silahkan dimasukan lagi ke kolam baru yang sudah dicuci bersih dengan air yang sudah didiamkan selama 3 hari.

Manajemen pemberian pakan dan keteraturan dalam melihat porsi pakan benih lele sangkuriang akan sangat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan kolam dan perlu diingat bahwa pertumbuhan benih lele sangkuriang tidak bergantung kepada banyaknya pemberian pakan tetapi keteraturan dan standar pemberian pakan sesuai dengan porsi makan benih ikan lele sangkuriang.

About the Author / dafufarm

Recent Comment

Comments are closed.